Dewan Standar Akuntansi Keuangan
Ikatan Akuntan Indonesia


Dewan Standar Akuntansi Keuangan yang selanjutnya disebut DSAK merupakan yang menjadi bagian organisasi IAI, yang bertugas:

(1)

Melakukan perumusan, pengembangan dan pengesahan:

 

  • Kerangka Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan;
  • Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (SAK).
  • Interpretasi SAK
  • Pernyataan Pencabutan SAK;
  • Buletin Teknis; dan
  • Produk lain yang terkait dengan SAK

 

 

(2)

Menjawab pertanyaan dari pemerintah, otoritas, asosiasi dan lembaga luar negeri yang terkait dengan SAK dalam hal ini dipandang perlu berdasarkan pertimbangan DSAK.

 

 

DSAK dibentuk dan bertanggung jawab kepada DPN



Susunan Pengurus:


Djohan Pinnarwan
Ketua
Profil:

Djohan Pinnarwan adalah Ketua Dewan Standar Akuntansi Keuangan IAI (DSAK IAI) untuk periode 2015–2018 kemudian diangkat kedua kalinya untuk periode 2018-2020. Beliau pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Standar Professional Akuntan Publik (DSPAP IAPI). 

Djohan Pinnarwan adalah partner di KAP Tanudireja, Wibisana, Rintis dan Rekan, PwC Indonesia dengan tanggung jawab sebagai Global Accounting Consulting Services Partner dan Leader of Indonesia Accounting Consulting Services. Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di bidang audit dan konsultasi pelaporan keuangan, Djohan Pinnarwan saat ini juga aktif dalam memberikan jasa accounting advisory. Djohan Pinnarwan pernah ditugaskan selama 2,5 tahun di PwC London sebagai konsultan IFRS di Global Accounting Consulting Services Group. 



Danil Setiadi Handaya
Wakil Ketua
Profil:

Danil Handaya adalah Wakil Ketua Dewan Standar Akuntansi Keuangan IAI (DSAK IAI) untuk periode 2015–2018 kemudian diangkat kedua kalinya untuk periode 2018-2020. Danil Handaya merupakan Partner di KAP Purwantono, Sungkoro & Surja, Ernst & Young (EY) Indonesia dan merupakan Indonesia Assurance Financial Services Organization (FSO) Leader dan ASEAN Assurance Government and Public Sector (GPS) Leader.

Danil Handaya memperoleh gelar Master Business Administration in Corporate and Financial Strategic dari University of Western Australia. Danil Handaya memiliki pengalaman 20 tahun di bidang lembaga keuangan bank maupun non-bank serta pasar modal baik di dalam maupun di luar Indonesia.

Danil Handaya juga merupakan anggota dari EY Financial Instruments Help Desk yang bertugas untuk memandu tim lainnya untuk menginterpretasikan isu-isu instrumen keuangan dan derivatif. Beliau juga merupakan dewan pengarah Working Group IFRS 13: Fair Value Measurement dan IFRS 9: Financial Instruments yang dibentuk oleh DSAK IAI dan OJK.

Lianny Leo
Anggota DSAK IAI
Profil:

Lianny Leo merupakan anggota DSAK IAI sejak tahun 2013 kemudian diangkat kedua kalinya untuk periode 2017-2019. Lianny Leo berpengalaman sebagai akuntan publik lebih dari 27 tahun, Lianny Leo memberikan jasa audit dan akuntansi untuk perusahaan multinasional dan perusahaan terbuka di berbagai industri di Indonesia.

Lianny Leo memperoleh gelar Doktor Akuntansi pada tahun 2011 dari Universitas Indonesia. Selain menjadi akuntan publik, Lianny Leo juga aktif mengajar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia dan menjadi pembicara dengan pembahasan seputar akuntansi dan SAK.

Singgih Wijayana
Anggota DSAK IAI
Profil:

Singgih Wijayana menjadi anggota DSAK IAI sejak tahun 2014. Singgih meraih gelar Ph.D. in Accounting and Finance dari Monash University, Australia pada tahun 2012.  Beliau adalah Dosen Senior dan Kepala Jurusan di Departemen Akuntansi Strata I, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Gajah Mada. Sejak awal tahun 2016, Singgih menjadi anggota Komite Audit di PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko. 

Singgih Wijayana aktif melakukan penelitian di bidang akuntansi internasional. Hasil penelitiannya dipresentasikan di berbagai konferensi bereputasi di Amerika, Eropa, Afrika, dan Asia Pasifik yaitu American Accounting Association (AAA), Southern African Accounting Association (SAAA), Taiwan Accounting Association (TAA), Accounting and Finance Association of Australia, New Zealand (AFANZ) dan International Review of Financial Analysis. Beliau memperoleh penghargaan berupa Financial Accounting Best Paper Awards di SAAA Biennial Conference dan Best Quality Paper Award di TAA Conference. Singgih, yang juga merupakan alumni Deloitte-IAAER Scholar, merupakan visiting scholar di University of Sydney di tahun 2015 & 2016 dan di University of Dayton-Ohio U.S. di tahun 2017/2018. Dia menjadi Guest Speaker di berbagai forum nasional dan internasional, termasuk menjadi Guest Speaker di Kwansei Gakuin University in Hyogo and Aoyama Gakuin University in Tokyo. Menjadi reviewer, moderator, dan discussant merupakan aktivitas yang sering Singgih lakukan di berbagai forum international.



Friso Palilingan
Anggota DSAK IAI
Profil:

Friso Palilingan menjabat sebagai anggota Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia sejak Desember 2014. Beliau saat ini juga menjabat sebagai Senior Partner di KAP Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan (anggota PKF International), Vice Chairman di NBP Capital, anggota Komite Audit pada PT Intiland Development Tbk., PT BFI Finance Indonesia Tbk., PT Duta Intidaya Tbk. dan PT Medikaloka Hermina Tbk.. Sebelumnya, beliau merupakan Partner dari salah satu kantor akuntan peringkat 5 (lima) besar dunia.

Beliau meraih gelar Sarjana Ekonomi Akuntansi pada tahun 2005 dan Magister Akuntansi pada tahun 2008, keduanya dari Kwik Kian Gie School of Business (sebelumnya dikenal sebagai Institut Bisnis & Informatika Indonesia) di Jakarta. Beliau juga memperoleh gelar Certified Public Accountant (“CPA”) pada tahun 2008 dan Chartered Accountant (“CA”) pada tahun 2013, keduanya dari IAI, dan gelar Certified Audit Committee Practitioner pada tahun 2016 dari Ikatan Komite Audit Indonesia.


Severinus Indra Wijaya
Anggota DSAK IAI
Profil:

Indra Wijaya diangkat menjadi anggota DSAK IAI sejak tahun 2014. Saat ini, Indra Wijaya merupakan Auditor Director di KAP Siddharta Widjaja & Rekan, KPMG Indonesia. Indra Wijaya memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun dalam jasa audit dan asurans serta jasa konversi ke IFRS. Indra Wijaya memperoleh gelar S1 dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Ersa Triwahyuni
Anggota DSAK IAI
Profil:

Ersa Tri Wahyuni diangkat sebagai anggota DSAK IAI sejak tahun 2015. Ersa merupakan dosen akuntansi dan Manajer Riset Kerjasama, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran. Sebelumnya beliau menjabat sebagai Direktur Divisi Teknis IAI (2009-2011), Technical Advisor IAI (2011-2015), dan IFRS Technical Writer di Wiley.IFRS.Com (2013-2015).

Ersa memperoleh gelar Ph.D in Accounting dari Manchester Business School, University of Manchester pada tahun 2015 dan Master of Accounting dari University of Melbourne, Australia pada tahun 2003. Ersa menamatkan Program Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk) dari Universitas Trisakti serta mendapatkan gelar sarjana manajemen keuangan dan sarjana akuntansi dari Universitas Trilogi (d/h STEKPI). 

Ersa aktif sebagai penulis buku dan artikel di berbagai media masa seperti majalah Akuntan Indonesia. Beliau juga aktif sebagai dosen tamu di berbagai universitas dalam dan luar negeri, trainer IFRS dan konsultan pada berbagai Perusahaan.


Anung Herlianto
Anggota DSAK IAI
Profil:

Anung Herlianto E.C diangkat sebagai anggota DSAK IAI sejak September 2016. Anung merupakan ex-officio dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang saat ini menjabat sebagai Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Pengawasan Bank III OJK. Beliau pernah ditugaskan sebagai Senior Bank Supervisor di Australian Prudential Regulation Authority (APRA) Sydney. 

Anung Herlianto E.C. memperoleh gelar S1 dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Gadjah Mada dan MBA dari Bristol University, United Kingdom dengan konsentrasi International Business, International Trade & Finance, serta dari ENPC School of International Management, Paris, dengan konsentrasi Financial Analysis & Reporting. Hingga saat ini, Beliau juga aktif sebagai pengajar tamu pada postgraduate di beberapa perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia. Beliau juga aktif sebagai narasumber pada berbagai seminar baik dalam maupun luar negeri. 

Nur Sigit Warsidi
Anggota
Profil:

Nur Sigit Warsidi diangkat sebagai anggota DSAK IAI sejak September 2016. Nur Sigit merupakan ex-officio dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang saat ini menjabat sebagai Direktur Standar Akuntansi dan Tata Kelola. Sebelumnya, Nur Sigit merupakan Direktur Pasar Modal Syariah OJK. 

Nur Sigit memperoleh S1 dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Gadjah Mada dan MBA dari Saint Mary’s University, Canada dengan konsentrasi Finance. 


Elvia R. Shauki
Anggota DSAK IAI
Profil:

Elvia R. Shauki diangkat sebagai anggota DSAK IAI untuk periode 2018-2022. Elvia merupakan dosen akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia. Saat ini, Elvia juga menjabat sebagai dosen di University South of Australia, dan merupakan dosen tamu di program pasca sarjana akuntansi di Universitas Airlangga. Selain itu, Elvia juga aktif melakukan penelitian.

Sebelumnya Elvia menjabat sebagai program and policy division head di Bank Duta (April 1985 – Agustus 1988), chief representative di Fortis Bank (Maret 1993 – September 2001), dosen akuntansi di La Trobe University (Januari 2001 – Februari 2005), serta beberapa pengalaman kerja lain.

Elvia memperoleh gelar Ph.D dari La Trobe University, Melbourne Australia pada tahun 2007 dan MBA Degree dari Catholic University, Leuven, Belgium pada tahun 1991. Elvia mendapatkan gelar sarjana akuntansi dari Universitas Indonesia pada tahun 1984.

Supriyono
Anggota DSAK IAI
Profil:

--

Yon Arsal
Anggota DSAK IAI
Profil:

Yon Arsal diangkat sebagai anggota DSAK IAI untuk periode 2018-2020. Yon Arsal menjabat sebagai Direktur Potensi, Kepatuhan dan Penerimaan, Direktorat Jenderal Pajak, sebelumnya pada tahun 2010 menjabat sebagai Kabid Dukungan Teknis & Konsultasi, Kanwil Jawa Barat, pada tahun 2011 menjabat sebagai Kepala Subdit Dampak Kebijakan, Dit. PKP, pada tahun 2013 menjabat sebagai Kepala Subdit Potensi Perpajakan, Dit. PKP, pada tahun 2016 menjabat sebagai Tenaga Pengkaji Bidang Ekstensifikasi & Intensifikasi Pajak.

Yon Arsal memperoleh gelar PhD in Economics, Kobe University pada tahun 2007, Master of Arts in Economics, Kobe University pada tahun 2004, dan Sarjana Ekonomi di Universitas Padjajaran pada tahun 1995. Yon Arsal juga aktif melakukan pelatihan dengan Topik Comparative Tax Policy & Administration, HKS pada tahun 2018, Group & Region-Focused Course International Seminar on Taxation, JICA, dan Organizational Project Management & Change Management in Public Sector pada tahun 2014, Leadership Excellent Training pada tahun 2013, Program on Tax Policy Analysis and Revenue Forcasting, Duke University pada tahun 2012.

© IKATAN AKUNTAN INDONESIA 2019