Dewan Penasehat
Ikatan Akuntan Indonesia


Dewan Penasehat yang selanjutnya disebut DP adalah kelengkapan organisasi yang diangkat dan diberhentikan Kongres.

Anggota DP terdiri dari tokoh-tokoh yang dihormati dari berbagai kalangan akuntan, atau tokoh-tokoh masyarakat, atau pejabat pemerintah yang berpengaruh serta pemakai jasa akuntan.

Jumlah anggota DP disesuaikan dengan kebutuhan.

Masa jabatan anggota DP mulai saat ditetapkan sampai berakhirnya masa bakti DPN.

Pimpinan DP dipilih dari dan oleh anggota DP.

DP berfungsi membantu memelihara martabat dan kehormatan profesi dan berwenang memberikan saran, nasehat, atau pertimbangan kepada DPN baik diminta atau tidak.


Susunan Dewan Penasehat:


Dr. Moermahadi Soerja Djanegara, SE., Ak., M.M., CPA., CA.
---Pilih Kedudukan---
Profil:

Moermahadi Soerja Djanegara dipercaya menjadi Ketua Dewan Penasihat IAI periode 2014-2018 yang telah diduduki selama dua periode berturut-turut. Saat ini ia menjabat sebagai Anggota V BPK RI. Jabatan lain yang pernah dipegangnya adalah Anggota Komite Audit PT. Dahana (Persero), Anggota Komite Audit PT. Djakarta Lloyd (Persero), Komisaris PT. Pulau Kencana Raya (PKR), Anggota Komite Audit PT. Apexindo Tbk. Moermahadi menyelesaikan Pendidikan Sarjana Akuntansi di Universitas Padjadjaran tahun 1981, selanjutnya menyelesaikan Pascasarjana di STIE IPWI tahun 2000, dan mendapat gelar Doktor dari Universitas Padjadjaran tahun 2005

Ignasius Jonan, SE., MBA., CA
Anggota
Profil:

Ignasiun Jonan lahir di Singapore, 21 Juni 1963, saat ini ia menjabat sebagai Dewan Penasihat IAI Periode 2014-2018. Beliau saat ini menjabat sebagai Menteri ESDM RI, yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Perhubungan Republik Indonesia periode 2014-2016. Ignasius juga pernah diangkat sebagai Direktur Utama PT. Kereta Api Indonesia tahun 2009, Managing Direktur Citibank, dan Direktur Utama PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero). Ignasius Jonan berhasil menyelesaikan pendidikan Sarjana Akuntansi di Universitas Airlangga dan gelar Master di Tufts University, Amerika Serikat.

Prof. Mohamad Nasir, M.Si., Ph.D., Ak., CA
---Pilih Kedudukan---
Profil:

M. Nasir adalah Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi pada kabinet kerja 2014-2019, ia dipercaya menjabat sebagai Dewan Penasehat IAI periode 2014-2018. Pria berkelahiran 27 Juni 1960 di Ngawi Jawa Timur berhasil menyelesaikan pendidikan S1 Ekonomi di Universitas Diponegoro, Magister Sains di Universitas Gadjah Mada dan menyelesaikan Doktor di Universiti Sains Malaysia. Beliau merupakan Guru besar di bidang Behavioral Accounting dan Management Accounting, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro.

M. Nasir pernah menjabat sebagai Pembantu Rektor II dan Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro. Ia terpilih sebagai Rektor UNDIP pada 9 September 2014 dan baru akan dilantik tanggal 18 Desember 2014. Namun, sebelum itu terlaksana, Jokowi telah menunjuknya sebagai Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi di Kabinet Kerja untuk periode 2014-2019. Jabatan lainnya yang pernah ia pegang adalah Anggota Tim Revitalisasi BUMD Jawa Tengah, Tenaga Ahli DPRD Kota Semarang dan sejumlah peranan dalam pemerintahan daerah.

Prof. Dr. Zaki Baridwan, M.Sc., Ak., CA
---Pilih Kedudukan---
Profil:

Zaki Baridwan pria berkelahiran Kodya Surakarta 3 Januari 1947, beliau berhasil menyelesaikan pendidikan Sarjana Akuntansi di Universitas Gadjah Mada tahun 1973, dengan gelar Master yang diraih dari University of Kentucky, United States tahun 1984, sekaligus menyelesaikan program Doctor disana pada tahun 1989.  Zaki Baridwan saat ini dipercaya sebagai Anggota Dewan Penasihat IAI periode 2014-2018 dan Dewan Penasihat IAI KAPd. Beliau sebelumnya juga duduk sebagai Anggota DPN IAI, DSAP IAI, dan DKSAK IAI. Ia juga pernah  menjabat sebagai Presiden Komisaris Utama PT. Bank BNI Persero, Tbk tahun 2000-2008, Komisaris Utama PT. Bank BTN tahun 2008-2013. Zaki juga merupakan Guru Besar di Universitas Gadjah Mada yang pernah menjadi Dekan FEB UGM. Saat ini beliau juga menjabat sebagai Board of Director di STIE YKPN, dimana Beliau merupakan salah satu founder kampus bergengsi tersebut.

Langgeng Subur, MBA., Ak., CA
Anggota
Profil:

Lahir di Jakarta pada tanggal 20 November 1959. Beliau menempuh pendidikan Diploma III dan Diploma IV Keuangan Spesialisasi Akuntansi di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) dengan gelar sarjananya tahun 1988, selanjutnya ia menempuh pendidikan S2 di University of New Orleans dan mendapatkan gelar Master of Business Administration tahun 1992. 

Saat ini beliau dipercaya sebagai Anggota Dewan Penasihat IAI Periode 2014-2018, beliau juga saat ini menduduki posisi sebagai Kepala Pusat Pembinaan Profesi Keuangan Kementerian Keuangan RI. Mengawali karirnya di Kementerian Keuangan pada tahun 1981 di Inspektorat Jenderal, kemudian pada tahun 2006 dipercaya menjabat sebagai Direktur Pengelolaan Dana Investasi Direktorat Jenderal Perbendaharaan. Setahun berikutnya diangkat menjadi Kepala Pusat Investasi Pemerintah Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan.


Drs. Jusuf Halim, MH., Ph.D., CA
Anggota
Profil:

Jusuf Halim lahir 5 Juni 1956 dan saat ini duduk sebagai Anggota Dewan Penasihat IAI periode 2014-2018. Dia adalah seorang Akuntan berpengalaman dan lulus dari Fakultas Ekonomi, Jurusan Akuntansi, Universitas Indonesia pada tahun 1982. Mengambil Magister Hukum Bisnis dari Universitas Pelita Harapan dan lulus pada 2003, dan menyelesaikan program Doktor dalam Strategic Management di Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia tahun 2009.

Saat ini Jusuf masih aktif sebagai pengajar akuntansi dan perpajakan di FEB Universitas Indonesia. Keahliannya dalam bidang perpajakan membuat ia sering diminta untuk menjadi narasumber di bidang perpajakan dan akuntansi di berbagai seminar publik. Jusuf secara aktif terlibat dalam berbagai organisasi profesi dan saat ini melayani antara lain, sebagai Anggota Dewan Pengurus Nasional IAI 2010-2014, Anggota Dewan Konsultatif Standar Akuntansi Keuangan IAI 2008-2010, dan Anggota Dewan Institut Komite Audit Indonesia.

Pengalaman profesional lainnya meliputi sebagai Ketua Komite Standar Akuntansi Keuangan Indonesia tahun 1994-1998, Anggota Dewan Disiplin Kurator dan Pengurus Indonesia Association 2001-2002, serta anggota Komite Audit dalam berbagai listed company. Ia juga menjabat sebagai Komisaris Independen PT Bank OCBC NISP Tbk sejak 2006.

Drs. Sapto Amal Damandari, Ak., CPA., CA
---Pilih Kedudukan---
Profil:

Sapto Amal Damandari adalah Anggota Dewan Penasehat IAI periode 2014-2018. Pria berkelahiran Yogyakarta 19 Mei 1955 ini juga menjabat sebagai Wakil Ketua BPK RI sejak tahun 2014. Jabatan lainnya yang pernah ia jabat sebagai petinggi BPK sejak tahun 2007 adalah Anggota II BPK RI, Anggota V BPK RI, dan Anggota VI BPK RI. 

Sebelum itu, ia adalah Partner pada Kantor Akuntan Publik Haryono, Junianto & Saptoamal. Aktif dalam memberikan masukan terkait anggaran negara dengan menjadi Partner Ahli Panitia Anggaran DPR RI dan Tenaga Ahli Komisi IX terkait Keuangan dan Perbankan. Menjadi auditor di beberapa KAP dan sebagai dosen di berbagai perguruan tinggi. 

Sapto Amal meraih pendidikan Sarjana Muda Ekonomi, Jurusan Akuntansi, Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, tahun 1978, Sarjana Ekonomi, Jurusan Akuntansi, Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, tahun 1991.


Drs. Sudirman Said, MBA., Ak., CA
---Pilih Kedudukan---
Profil:

Sudirman Said dilahirkan di Brebes tanggal 16 April 1963, saat ini ia menjabat sebagai Anggota Dewan Penasihat IAI periode 2014-2018. Saat ini beliau menjadi Ketua Tim Sinkronisasi Gubernur DKI Jakarta Terpilih tahun 2017. Jabatan lainnya yang pernah dipegangnya adalah Menteri ESDM Republik Indonesia periode 2014-2016. Sebelum diangkat menjadi Direktur Utama di PT. Pindad (Persero), Sudirman Said berpengalaman di beragam institusi dan juga perusahaan. Di era tahun 2003-2005 Sudirman Said menjabat selaku Direktur Keuangan & Admin, PT. Petrokimia Nusantara Interindo.

Beliau juga pernah menjabat di sejumlah posisi di PT. Pertamina (Persero), salah satunya Staf Pakar Direktur Utama (2007-2008) hingga menduduki posisi strategis selaku Senior Vice President Integrated Supply Chain (ISC). Sudirman Said juga pernah menjabat Wakil Direktur Utama PT Petrosea Tbk. dan juga Group Chief of Human Capital and Corporate Services di PT Indika Energy Tbk, yaitu perusahaan terbuka yang bergerak di bidang energi dan juga pertambangan.

Sudirman Said menyelesaikan Pendidikan Diploma di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara tahun 1984 dan juga pendidikan Sarjana pada tahun 1990, lalu pada 1994 Sudirman Said menyelesaikan program Master of Business Administration di George Washington DC AS, Majoring in Human Resources Management and Organizational Behavior & Development.

© IKATAN AKUNTAN INDONESIA 2017