<< First< Prev 12 3 ...9 Next > Last >>

Pengesahan ISAK 34: Ketidakpastian dalam Perlakuan Pajak Penghasilan

Pada tanggal 28 Februari 2018, Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI) telah mengesahkan Draf Eksposur (DE) ISAK 34: Ketidakpastian dalam Perlakuan Pajak Penghasilan menjadi ISAK 34. Read More...


AMANDEMEN SPM 1, SPJ 4400, DAN SPJ 4410

Pada tanggal 26 Januari 2018 Dewan Standar Profesi Jasa Akuntan (DSPJA) IAI telah mengesahkan amandemen Read More...


Reformasi SAK ETAP, Tugas Besar IAI untuk Negeri

Terbitnya SAK Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (ETAP) pada tahun 2009 merupakan bukti nyata dukungan IAI terhadap usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia di tengah berubahnya Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang berkonvergensi kepada International Financial Reporting Standard (IFRS). Selain UKM, entitas lain juga dapat menggunakan SAK ETAP asalkan memenuhi definisi “tidak mempunyai akuntabilitas publik signifikan” sesuai SAK ETAP. Ditetapkannya SAK ETAP sebagai tier kedua SAK di Indonesia diharapkan dapat meningkatkan kredibilitas dan akuntabilitas UKM, sehingga UKM dapat mengembangkan usahanya dengan bantuan kredit dari perbankan dan investor lainnya. Read More...


DSPJA-IAI TELAH MENGESAHKAN SPJ 4400: PERIKATAN UNTUK MELAKUKAN PROSEDUR YANG DISEPAKATI ATAS INFORMASI KEUANGAN

Pada tanggal 27 November 2017, Dewan Standar Profesi Jasa Akuntansi IAI telah mengesahkan SPJ 4400: Perikatan Untuk Melakukan Prosedur yang Disepakati atas Informasi Keuangan. Tanggal efektif SPJ 4400 adalah 1 Januari 2018. Read More...


UNDANGAN DENGAR PENDAPAT PUBLIK (PUBLIC HEARING) DRAF EKSPOSUR (DE) AMENDEMEN PSAK 71 DAN DE AMENDEMEN PSAK 15

Sehubungan dengan komitmen Indonesia dalam rangka konvergensi Standar Akuntansi Keuangan (SAK) dengan IFRS Standards, maka pada tanggal 24 November 2017 Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI) telah mengesahkan Draf Eksposur (DE) Amendemen PSAK 71: Instrumen Keuangan tentang Fitur Percepatan Pelunasan dengan Kompensasi Negatif yang merupakan adopsi dari Amendemen IFRS 9 Financial Instruments: Prepayment Features with Negative Compensation, serta mengesahkan DE Amendemen PSAK 15: Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama tentang Kepentingan Jangka Panjang pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama yang mengadopsi Amendemen IAS 28 Investments in Associates and Joint Ventures: Long-term Interests in Associates and Joint Ventures. Read More...


<< First< Prev 12 3 ...9 Next > Last >>
© IKATAN AKUNTAN INDONESIA 2018