Kepemimpinan Baru IAI Periode 2018-2022


Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) telah menyelenggarakan Kongres XIII IAI di Jakarta pada 10-12 Desember 2018. Acara ini terdiri dari Seminar Internasional dan Rapat Anggota dihadiri oleh lebih dari 1.500 akuntan terkemuka dan anggota IAI dari seluruh Indonesia. Bagian penting dari pertemuan umum adalah pemilihan Dewan Nasional IAI, di mana lebih dari 1.000 anggota memberikan suara untuk menentukan masa depan IAI dan profesi akuntansi di Indonesia.

Diadakan sebagai bagian dari peringatan HUT ke-61 IAI, Kongres XIII IAI secara resmi dibuka oleh Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo (Jokowi), di Istana Negara di Jakarta. Dalam pidatonya, Jokowi menyoroti peran penting akuntan dalam mendukung inisiatif Pemerintah melalui penciptaan sistem pelaporan yang efektif, ekonomis, cepat, dan akuntabel yang dapat digunakan oleh para pemangku kepentingan di Indonesia.

Prof. Mardiasmo terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pengurus Nasional IAI untuk periode 2018-2022. Prof. Mardiasmo saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia. Ia juga menjabat sebagai anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (ex-officio Kementerian Keuangan). Dia adalah guru besar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis di Universitas Gajah Mada. Selama masa kepemimpinan sebelumnya, Prof. Mardiasmo telah memimpin IAI untuk meluncurkan Chartered Accountant (CA) Indonesia, sebagai kualifikasi untuk akuntan profesional di Indonesia. IAI juga meluncurkan Program IAI for Society, yang bertujuan untuk memberikan kontribusi lebih banyak, tidak hanya untuk profesi tetapi juga pada pengembangan ekonomi Indonesia.

Berikut nama-nama anggota Dewan Pengurus Nasional IAI terpilih untuk periode 2018-2022:

1) Prof. Mardiasmo (Ketua);

2) Prof. Ainun Naim;

3) Bambang Pamungkas;

4) Bachtiar Arief;

5) Dadang Kurnia;

6) David Elezaar Sonak;

7) Dwi Setiawan Susanto;

8) Isnaeni Achdiat;

9) Ito Warsito;

10) Maliki Heru Santosa;

11)  Prof. Lindawati Gani;

12)  Prof. Nunuy Nur Afiah;

13)  Rosita Uli Sinaga;

14)  Prof. Sidharta Utama;

15)  Prof. Sri Mulyani, and 

16)  Tia Adityasih.

Tentang IAI

IAI adalah organisasi profesi yang menaungi seluruh akuntan di Indonesia. IAI didirikan pada tanggal 23 Desember 1957 dilandasi semangat kebangsaan Akuntan Indonesia pada masa awal kemerdekaan RI. IAI merupakan anggota dan pendiri International Federation of Accountants (IFAC) dan ASEAN Federation of Accountants (AFA). Saat ini IAI juga menjadi anggota Chartered Accountants Worldwide (CAW), organisasi profesi yang menaungi akuntan profesional dengan designasi Chartered Accountant (CA) di seluruh dunia.

Untuk informasi lebih lanjut tentang IAI, kunjungi www.iaiglobal.or.id atau hubungi 021 31904232 ext.626.

File Lampiran:


Isi Komentar

Nama Lengkap
@
Masukkan kode di atas

Komentar

Fahrizal

  • 26 Januari 2019 22:55:17
  • |
  • fahrizalmatalihson@gmail.com

Yth. Bapak & Ibu Pimpinan dan Pengurus IAI Mohon pencerahan, Saya masyarakat awam tentang sistem akutansi. Namun saya mendapatkan kebingungan tentang praktek kredit yang dilakukan oleh Bank BRI. Dalam beberapa pemberitaan disampaikan bahwa pihak Bank BRI melakukan perubahan perjanjian kredit dan mengacu pada PSAK 50/55, namun saya masih belum paham apa dan bagaimana PSAK tersebut. Pertanyaan saya apakah pihak IAI mengetahui hal tersebut? Berikutnya, dalam pemberitaan dibeberapa media online menyatakan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bulan oktober 2018 bahwa ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian IAI pada Bank BRI. Terima kasih. Fahrizal PNS di kementerian ketenagakerjaan 081380566200 fahrizalmatalihson@gmai l.com


© IKATAN AKUNTAN INDONESIA 2019