BEI Revitalisasi Sistem Perdagangan Derivatif

Bursa Efek Indonesia (BEI) akan merevitalisasi sistem perdagangan derivatif. Saat ini program revitalisasi mulai disosialisasikan dan di-<i>launching</i> pada Agustus 2008.

T GUNTUR PASARIBU Direktur Perdagangan Fixed Income dan Derivatif, Keanggotaan dan Partisipasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada <b>suarasurabaya.net</b>, Rabu (14/05), mengatakan, untuk merevitalisasi sistem perdagangan derivatif tersebut, BEI memerlukan waktu untuk persiapan.

Revitalisasi sistem perdagangan derivatif ini, kata GUNTUR, dipercepat dengan tujuan jika market naik atau turun lagi, dan instrumen sudah jalan akan menjadi <i>hedging</i> bagi para pemodal besar. Dengan revitalisasi, mereka bisa menyerahkan dengan barang.

GUNTUR mencontohkan jika seseorang menjual opsi Telkom bisa menyerahkan bulan depan atau 3 bulan lagi dan saat jatuh tempo kontrak ditutup dengan menyerahkan sahamnya. Berikut penjelasan GUNTUR,  {clip*1}.

GUNTUR menjelaskan dengan sistem perdagangan derivatif selama ini, hanya bisa dilakukan secara <i>cash delivery</i>. Dengan revitalisasi, bisa dilakukan <i>phisically delivery free</i> untuk opsi. (tin)

  • 09 Januari 2008

© IKATAN AKUNTAN INDONESIA 2020