Mengapa workshop ini penting?

Untuk dapat bersaing di pasar global berbasis digital yang dinamis dan turbulent, perusahaan atau perbankan harus mampu mengelola risiko operasional. Juga dituntut mampu beroperasi secara efektif dan efisien agar tampil dengan kualitas pertumbuhan yang sustaining. Implementasi Operational Risk Management yang reaktif harus beralih ke Operational Risk Management yang proaktif. Perlu perubahan yang signifikan dalam mengelola operasional dari yang segmented dan terfragmentasi dan mencari terobosan baru yang disajikan dalam program ini. Manajemen Risiko Operasional (RSA-Risk Self Assessment, LED-Loss Event Database, KRI-Key Risk Indicators, RAC-Risk Acceptance Criteria) dan yang terintegrasi dengan Risk Based Audit akan dikupas agar mampu menekan kerugian akibat fraud dan kerugian akibat risiko operasional. Juga memberikan solusi strategis bagi operasional unit bisnis dan unit pendukung serta meningkatkan efisiensi dan efektivitas kinerja perusahaan/bank secara signifikan terhadap total operational cost. Oleh karena itu dalam rangka meningkatkan kompetensi manajer dan staf perusahaan, maka workshop ini dirancang secara unik sehingga cocok dengan kebutuhan peserta.

Tujuan workshop

  1. Mendiskusikan perubahan baru (new paradigm) dalam paradigma manajemen operasional dan risiko yang terjadi.
  2.  Memberikan analisis tentang bagaimana mengimplementasikan berbagai risiko dan cara menggali dan memetakan risiko operasional dan bagaimana mencegahnya.
  3. Memaparkan Manajemen Risiko Operasional secara proaktif sesuai dengan industri
  4.  Meningkatkan seluruh fungsi Satuan Kerja Manajemen Risiko Operasional di seluruh Unit Kerja & Cabang.
  5. Meningkatkan kualitas operasional & kinerja perusahaan serta mengurangi internal fraud.

Materi

  1. The Operational Risk Management Framework
  2. Risk Identification
  3. Loss Data Collection Methodology
  4. Risk Self-Assessment
  5. Key Risk Indicators
  6. Risk Quantification
  7. Aplikasi manajemen
  8. Tantangan realisasi dan Deployment Strategy
  9. Analisis Fish Bone untuk mengatasi masalah operational risk.

Durasi : 2 Hari | 16 SKP
Hari,Tanggal Pelaksanaan : Kamis - Jumat, 25 - 26 Juni 2020
Tempat Pelaksanaan: Grha Akuntan, Jl Sindanglaya No 1 Menteng Jakpus
Fasilitas : Sertifikat, Softcopy (Flashdisk) dan Hardcopy, Makan siang dan Coffee Break, Training Kit
Biaya : Rp. 2.900.000,00 (Anggota IAI), Rp. 3.250.000,00 (Non Anggota IAI)
© 2016. IAIGlobal.